Peningkatan Kapasitas Masyarakat dan Kelembagaan dalam Pengelolaan Daerah Perlindungan Laut (DPL) Sapak Perendang di Desa Batu Nampar Selatan Kabupaten Lombok Timur

  • Husni S
  • Abubakar A
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Di Desa Batu Nampar Selatan telah terbentuk kawasan Daerah Perlindungan Laut Sapak Perendang dan aturan pengelolaan (awiq-awiq) serta kelembagaan Badan Pengelolaan Perikanan Laut Desa (BP2LD) sejak tahun 2014. Namun dalam perjalanannya pengelolaan kawasan DPL tersebut belum optimal seperti  kurangnya informasi dan kapasitas kelembagaan yang rendah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan kapasitas masyarakat melalui sosialisasi  keberadaan Daerah Perlindungan Laut (DPL) Sapak Perendang dan Penguatan kelembagaan  DPL Sapak  Perendang serta aturan pengelolaannya (Awiq-awiq). Metode kegiatan pengabdian menggunakan metode  sosialisasi, dan metode Focuss Group Discussion (FGD)/Diskusi Kelompok Terarah, yaitu metode dalam pengumpulan data dan informasi mengenai masalah tertentu yang sangat spesifik melalui diskusi kelompok. Kesimpulan dari  pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatnya pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang  peranan dan fungsi DPL Sapak Perendang bagi peningkatan pendapatan nelayan dan Kelembagaan BP2LD  sebagai lembaga penegak Awiq-awiq tetap konsisten dalam menjaga DPL Sapak Perendang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Husni, S., & Abubakar, A. (2021). Peningkatan Kapasitas Masyarakat dan Kelembagaan dalam Pengelolaan Daerah Perlindungan Laut (DPL) Sapak Perendang di Desa Batu Nampar Selatan Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(1). https://doi.org/10.29303/jpmpi.v4i1.609

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free