PEMETAAN DAN RENCANA AKSI PENGEMBANGAN INDUSTRI KARET DI PROPINSI JAWA TIMUR

  • Wahyono N
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Karet merupakan komoditas perkebunan yang sangat penting. Selain sebagai sumber lapangan kerja, komoditas ini juga memberikan kontribusi yang signifikan sebagai salah satu sumber devisa non-migas. Pertumbuhan industri karet akan secara nyata meningkatkan devisa khususnya bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Indonesia pada umumnya. Penelitian ini ditujukan untuk menentukan bentuk rencana aksi pengembangan industri  karet di Provinsi Jawa Timur berdasarkan hasil dari pemetaan yang telah dibuat. Metodologi penelitian dilakasanakan dengan tiga tahap yaitu tahap pengumpulan dan kompilasi data primer, tahap survey lapangan dan tahap evaluasi dan analisa. Luas total tanaman karet di Provinsi Jawa Timur adalah 25.180 ha dan produktivitasnya per tahun adalah 23.963 ton tersebar di 10 (sepuluh) kabupaten, yaitu Kabupaten Banyuwangi, Jember, Lumajang, Malang, Jombang, Ngawi, Madiun, Tulungagung, Kediri, dan Blitar. Rendahnya produktivitas kebun karet rakyat di Jawa Timur disebabkan oleh banyaknya areal tua, rusak dan tidak produktif, penggunaan bibit bukan klon unggul serta kondisi kebun yang menyerupai hutan. Oleh karena itu perlu upaya percepatan peremajaan karet rakyat dan pengembangan industri hilir.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wahyono, N. D. (2016). PEMETAAN DAN RENCANA AKSI PENGEMBANGAN INDUSTRI KARET DI PROPINSI JAWA TIMUR. Jurnal Ilmiah Inovasi, 14(1). https://doi.org/10.25047/jii.v14i1.92

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free