Tata laksana Dermatitis Atopik pada Anak serta Pencegahan Terjadinya Asma di Kemudian Hari

  • Munasir Z
N/ACitations
Citations of this article
75Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konsep allergic march saat ini banyak dipakai dalam pencegahan dini timbulnya penyakitalergi pada anak yang lahir dari keluarga atopik. Gejala alergi yang paling sering padabayi usia dini adalah alergi makanan dengan manifestasi dermatitis atopik. Beberapajenis makanan yang mencetuskan dermatitis atopik antara lain susu sapi, telur, ikanlaut, kacang tanah, tomat, jeruk dan coklat. Diet eliminasi makanan alergen utamapada ibu menyusui dapat mencegah timbulnya penyakit alergi di kemudian hari padabayi yang disusui. Penanganan pasien dermatitis atopik relatif sulit. Walaupun demikian,dengan tata laksana yang adekuat dengan kerjasama yang baik antara dokter, pasien dankeluarganya kelainan ini dapat diatasi. Secara garis besar, pengobatan dermatitis atopikmeliputi penghindaran bahan iritan, faktor pencetus, mengatasi rasa gatal dan kekeringankulit serta mengatasi reaksi peradangan dan infeksi sekunder. Pengobatan pencegahandini dengan menggunakan setirisin pada anak dengan dermatitis atopik dilaporkan dapatmenurunkan risiko terjadinya asma di kemudian hari.

Cite

CITATION STYLE

APA

Munasir, Z. (2016). Tata laksana Dermatitis Atopik pada Anak serta Pencegahan Terjadinya Asma di Kemudian Hari. Sari Pediatri, 4(3), 119. https://doi.org/10.14238/sp4.3.2002.119-24

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free