PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBUATAN PIA SEBAGAI MAKANAN BERSUMBER DAYA ALAM LOKAL DARI SERABUT BUAH LONTAR UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT PULAU ROTE

  • Mahayasa I
  • Mahayasih P
  • Sirma N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kelompok Oo Daro dan kelompok Ita Esa yang berada di Kecamatan Rote Barat Daya dan Kecamatan Lobalaen Kabupaten Rote-Ndao Nusa Tenggara Timur (NTT) telah umum melakukan usaha pengolahan produk dari buah lontar, yaitu gula cair dari nira buah lontar. Gula ini sangat digemari oleh masyarakat, bahkan sampai ke luar daerah. Disamping nira dari buah yang umum digunakan, buah lontar masak juga dapat diolah menjadi produk dengan nilai jual yang baik, yaitu menjadi pia buah lontar. Pengolahan buah lontar masak menjadi berbagai jenis makanan (kue), bagi masyarakat Rote, merupakan suatu hal (teknologi) yang masih baru. Selama ini buah yang telah masak lebih banyak dibuang begitu saja. Oleh karena itu, masyarakat dari kelompok Oo Daro dan kelompok Ita Esa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan yang diadakan.  Kegiatan dilakukan selama 2 hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kedua kelompok ini telah memahami proses pengolahan buah lontar masak menjadi pia dan dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pendapatan mereka

Cite

CITATION STYLE

APA

Mahayasa, I. N. W., Mahayasih, P. G. M. W., Sirma, N., & S, Kartiwan. (2019). PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBUATAN PIA SEBAGAI MAKANAN BERSUMBER DAYA ALAM LOKAL DARI SERABUT BUAH LONTAR UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT PULAU ROTE. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 1(2). https://doi.org/10.24912/jbmi.v1i2.2896

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free