Studi Teologi-Etis Hubungan Perilaku Korupsi sebagai Dampak Sikap Hidup Hedonis

  • Gule Y
N/ACitations
Citations of this article
226Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini menganalisis hubungan praktik korupsi dan hedonisme. Praktik korupsi merupakan salah satu dampak sikap hidup hedonis dalam diri manusia yang lebih mengutamakan keinginan “daging” daripada keinginan roh. Tidak mampu mencukupkan apa yang ada pada dirinya, manusia menjadi rakus, angkuh, dan jahat. Hal itu bertentangan dengan kehendak Allah dan juga tidak sejalan dengan misi Allah, yakni menghadirkan kedamaian dan kesejahteraan di bumi seperti di surga. Apabila nafsu korupsi itu tidak dapat dikontrol dalam diri manusia, korupsi seakan menjadi tindakan yang wajar yang tidak dilihat sebagai bentuk kejahatan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research, artikel ini menunjukkan hubungan signifikan antara perilaku korupsi dan gaya hidup hedonis masyarakat. Transendensi diri menjadi penting digunakan sebagai upaya praksis manusia untuk melampaui sisi-sisi hedonisnya serta membiarkan dirinya dituntun oleh nilai-nilai luhur kehidupan yang berasal dari ajaran agama dan dari situasi konteks komunitas hidupnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Gule, Y. (2021). Studi Teologi-Etis Hubungan Perilaku Korupsi sebagai Dampak Sikap Hidup Hedonis. Kontekstualita, 36(01), 69–88. https://doi.org/10.30631/kontekstualita.36.1.69-88

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free