Manajemen Pemasaran Pendidikan Nonformal: Studi Kasus di Desa Bahasa Borobudur

  • Ali M
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana Manajemen Pemasaran Pendidikan Nonformal di Desa Bahasa Borobudur. Jenis penelitian yang akan dilakukan untuk meneliti strategi pemasaran jasa pendidikan ialah dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Yang menjadi subjek penelitian, yaitu: pendiri desa bahasa, direktur utama, dan staf desa Bahasa Borobudur. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data terdiri dari tiga alur yang bersamaan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi data. Uji keabsahan data memfokuskan terhadap trigulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Desa Bahasa Borobudur secara tidak langsung menggunakan bauran pemasaran (marketting mix). Produk yang ditawarkan adalah program reguler yang meliputi level 1, level 2 dan level 3, program eduwisata yang meliputi 6 hari, dan Magic English Program. Faktor pendukung di desa Bahasa Borobudur berupa fasilitas yang dimiliki lumayan lengkap, garansi mengulang, sumber daya alam sekitar dan metode pembelajaran yang ditawarkan. Faktor penghambat di desa Bahasa Borobudur yaitu kurangnya dukungan dari pemerintah, kurangnya ruang kelas, dan kurangnya tenaga pengajar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ali, M. R. (2023). Manajemen Pemasaran Pendidikan Nonformal: Studi Kasus di Desa Bahasa Borobudur. Leader: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(2), 73–83. https://doi.org/10.32939/ljmpi.v1i2.2780

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free