ADAPTASI BUDAYA: SENI ALEALE SEBAGAI KOMODIFIKASI BUDAYA ANTARA MASYARAKAT PENDATANG DAN MASYARAKAT LOKAL DI NIAS UTARA

  • Rahayu T
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Adaptasi budaya merupakan komodifikasi dua budaya dari masyarakat pendatang yang memberikan suatu budaya atau seni baru. Hasil proses adaptasi terlihat pada seni silat dan tari perang yang kemudian namanya menjadi Aleale. Komodifikasi dua budaya antara masyarakat pendatang dan lokal ini mempunyai ciri-ciri yang akhirnya muncul ciri-ciri baru yang dimiliki oleh kelompok masyarakat yang ada di Nias Utara terutama  Lahewa. Seni Aleale merupakan satu seni tentang pertahanan diri terhadap serangan-serangan yang didapat dari luar. Gerakan-gerakan yang ada pada silat dari masyarakat pendatang dipadukan dengan gerakan-gerakan tari perang yang ada pada masyarakat lokal. Dalam proses yang panjang membentuk pengakuan dan budaya baru pada masyarakat pendatang. Hal ini mencerminkan adanya modifikasi dalam kesenian yang mereka bangun untuk tetap bertahan dan eksis dalam kehidupan bersama serta membangun suatu kekuatan dalam mengembangkan kreatifitas kesenian yang mereka miliki yang disebabkan oleh percampuran budaya yang ada disetiap etnis pendatang dan etnis lokal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahayu, T. (2018). ADAPTASI BUDAYA: SENI ALEALE SEBAGAI KOMODIFIKASI BUDAYA ANTARA MASYARAKAT PENDATANG DAN MASYARAKAT LOKAL DI NIAS UTARA. BAHAS, 28(4). https://doi.org/10.24114/bhs.v28i4.10085

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free