HUBUNGAN ANTARA PEMAKAIAN OBAT NYAMUK BAKAR DAN FREKUENSI PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK (PPOK)

  • Ilyas Nampira C
  • . I
  • Farahdila M
N/ACitations
Citations of this article
64Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hubungan Antara Pemakaian Obat Nyamuk Bakar dan Frekuensi Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK). Latar Belakang: PPOK menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan penggunaan obat nyamuk bakar sebagai faktor risiko PPOK. Tujuan: Membuktikan hubungan antara pemakaian obat nyamuk bakar dan frekuensi PPOK. Metode: Observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Hasil dan Diskusi: Terdapat hubungan yang bermakna antarapemakaian obat nyamuk bakar dan frekuensi PPOK (chi square p-value < 0,05). Kesimpulan: Ada hubungan pemakaian obat nyamuk bakar dan frekuensiPPOK.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ilyas Nampira, C., . I., & Farahdila, M. (2017). HUBUNGAN ANTARA PEMAKAIAN OBAT NYAMUK BAKAR DAN FREKUENSI PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK (PPOK). Saintika Medika, 9(2), 93. https://doi.org/10.22219/sm.v9i2.4136

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free