FAKTOR KETERLAMBATAN BICARA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN

  • Hilmiah I
  • Nanik Yuliati
  • Suhartiningsih
N/ACitations
Citations of this article
163Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Anak usia 5-6 tahun sudah mampu mengenali 1000 kosa kata atau lebih, serta mampu mengetahui sopan santun pada saat berbicara dengan orang yang berada pada lingkungan sekitarnya. Akan tetapi masih ada beberapa anak lain yang kesulitan untuk berbicara lancar dan melafalkan kata yang benar. Tujuan penelitian ini ingin mengkajikan faktor-faktor penyebab keterlambatan bicara khususnya pada anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian studi kasus yang dilakukan di Desa Klompangan Kecamatan Ajung Kabupaten Jember. Sumber data yang diperoleh dari informan subyek penelitian yaitu satu anak, orang tua, dan guru anak. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, serta dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu melalui tiga tahapan yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian mengenai faktor penyebab keterlambatan bicara pada anak usia 5-6 tahun di Desa Klompangan Kecamatan Ajung Kabupaten Jember. Menunjukan bahwa yang menjadi penyebab anak mengalami keterlambatan bicara yaitu dari faktor internal adalah kecacatan fisik serta faktor eksternal penyebab lain anak mengalami keterlambatan bicara yaitu meliputi: 1) pendidikan ibu, 2) kedisiplinan, 3) fungsi keluarga yang berkaitan dengan pola asuh, 4) penggunaan 2 bahasa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hilmiah, I., Nanik Yuliati, & Suhartiningsih. (2024). FAKTOR KETERLAMBATAN BICARA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN. Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 54–66. https://doi.org/10.32665/abata.v4i1.2796

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free