Abstract
Terdapat peningkatan jumlah tindakan tidak terpuji dan perilaku tidak menyenangkan di kalangan pelajar dan pemuda. Banyak pakar meyakini bahwa hal ini disebabkan oleh pemahaman yang beragam tentang makna kebebasan yang banyak di antaranya merupakan pemahaman yang keliru. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki pemahaman yang benar tentang arti kebebasan. Telah ditemukan banyak penelitian yang membahas tentang makna kebebasan, namun belum ada yang menelaah hubungan antara kebebasan dan ilmu dalam konteks pendidikan Islam. Dengan menggunakan metode penelitian perpustakaan, penelitian ini menemukan bahwa Islam dan peradaban Barat memiliki konsepsi kebebasan yang berbeda. Banyak sarjana Barat memandang kebebasan sebagai kondisi di mana individu dapat menghindari dominasi, pemaksaan, dan pengaruh dari luar. Sebaliknya, kebebasan dalam Islam tidak dilihat sebagai kondisi, tetapi dipahami sebagai tindakan memilih pilihan terbaik. Artikel ini menguraikan perbedaan antara makna kebebasan dalam peradaban Barat dan Islam, kemudian menganalisis korelasi antara konsep kebebasan dan ilmu pengetahuan dalam konteks pendidikan Islam.
Cite
CITATION STYLE
Saifulloh, A., & Monika, E. (2023). Benang Merah antara Kebebasan dan Ilmu dalam Pendidikan Islam. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 16(2), 161–176. https://doi.org/10.32832/tawazun.v16i2.14219
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.