Kajian Pastoral Holistik Kedukaan terhadap Warga Jemaat Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Palangka I di masa Pandemi COVID-19

  • Angela M
  • Tahan M. Cambah
  • Max Susan
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kedukaan yang disebabkan oleh kematian anggota keluarga akibat pandemi COVID-19 seringkali tidak ditangani dengan pendekatan holistik yang mencakup faktor fisik, psikis, sosial dan spiritual. Penelitian ini ditempuh dengan metode kualitatif serta menggunakan pendekatan holistik yang digagas oleh Howard Clinebell dan J.D. Engel. Penelitian ini bertujuan untuk memahami situasi, kondisi, dan apa saja yang diperlukan selama masa berdukacita sekaligus saat anggota keluarga terpapar virus COVID-19. Penelitian ini dilaksanakan di Jemaat GKE Palangka I, kota Palangka Raya. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa pendekatan pastoral gereja ternyata tidak holistik. Gereja cenderung hanya melaksanakan pendekatan yang sangat minim. Mayoritas yang dilakukan para pengurus gereja adalah pelayanan spiritual. Padahal, dalam pendekatan pastoral holistik diperlukan pendampingan dari gereja secara keseluruhan termasuk fisik, psikis, sosial dan spiritual. Pendekatan inilah yang dibutuhkan anggota jemaat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Angela, M., Tahan M. Cambah, & Max Susan. (2022). Kajian Pastoral Holistik Kedukaan terhadap Warga Jemaat Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Palangka I di masa Pandemi COVID-19. Jurnal Teologi Pambelum, 1(2), 159–170. https://doi.org/10.59002/jtp.v1i2.17

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free