EVALUASI SIFAT FISIK DAN SKRINING FITOKIMIA TEH BIJI PEPAYA (Carica papaya L.)

  • Maulidia Umami
  • Pratama I
  • Sriasih M
N/ACitations
Citations of this article
53Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Biji pepaya telah digunakan sebagai antelmintik pada ternak. Teh biji pepaya memiliki aktivitas antiparamphistomum secara in vitro melalui metode adult mortality assay. Karakterisasi teh biji pepaya perlu dilakukan untuk menjamin mutu produk teh yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik fisik dan metabolit sekunder teh biji pepaya (Carica papaya L.). Metode: Kandungan senyawa teh biji pepaya dikarakteristisasi melalui skrining fitokimia. Evaluasi fisik teh biji pepaya meliputi organoleptik, pengukuran pH, penentuan bobot jenis, variasi bobot, dan kadar air. Hasil Penelitian: Teh biji pepaya memiliki rasa pahit, aroma khas, dan berwarna kuning bening, dengan pH 5.61, kadar air 6,876%, bobot jenis 1,000431887 g/ml, dan pada variasi bobo tidak ada bobot yang melebihi 12% limit variasi. Teh biji pepaya mengandung flavonoid dan steroid/triterpenoid. Kesimpulan: Teh biji pepaya memenuhi standar mutu teh. Teh biji pepaya mengandung flavonoid dan steroid/triterpenoid.

Cite

CITATION STYLE

APA

Maulidia Umami, Pratama, I. S., & Sriasih, M. (2021). EVALUASI SIFAT FISIK DAN SKRINING FITOKIMIA TEH BIJI PEPAYA (Carica papaya L.). Unram Medical Journal, 10(2), 451–455. https://doi.org/10.29303/jku.v10i2.522

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free