Abstract
Penelitian ini membuktikan bahwa perbankan di Sumatera Barat cenderung untuk menggunakan jaminan yang cukup sebagai dasar penolakan dan pemberian kredit yang diajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Menggunakan data hasil survei dengan ukuran sampel sebanyak 384 UMKM di Sumatera Barat, penulis menemukan bahwa peluang sebuah aplikasi kredit yang diajukan UMKM ditolak akan berkurang dari 59,9% menjadi 11,7% jika UMKM tersebut memiliki jaminan yang cukup. Hasil penelitian ini merekomendasikan pentingnya sistem penjaminan kredit untuk UMKM dan sekaligus merekomendasikan untuk melakukan penelitian lanjutan untuk mengindentifikasi karakteristik UMKM yang memiliki potensi yang baik dan pembuatan model kredit scoring.
Cite
CITATION STYLE
Marta, J., & Satria, D. (2015). Dampak Jaminan terhadap Peluang Memperoleh Kredit bagi UMKM di Sumatera Barat. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 16(1), 1–14. https://doi.org/10.21002/jepi.v16i1.01
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.