Tatalaksana Rhinosinusitis Berdasarkan American Academy Of Otoryngology

  • Suparjo I
  • Amini D
  • Wardhana A
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Rinosinusitis merupakan peradangan pada mukosa sinus paranasal dan rongga hidung yang ditandai oleh gejala utama berupa sumbatan hidung, rinorea anterior atau posterior, nyeri atau tekanan pada wajah, serta gangguan penciuman. Penyakit ini merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dijumpai dalam praktik klinis dan menjadi penyebab utama kunjungan pasien ke fasilitas pelayanan kesehatan primer maupun rujukan. Berdasarkan klasifikasi durasi, rinosinusitis dibagi menjadi rinosinusitis akut, subakut, dan kronik. American Academy of Otolaryngology Head and Neck Surgery (AAO-HNS) memberikan panduan tatalaksana berbasis bukti untuk meningkatkan ketepatan diagnosis dan efektivitas terapi. Etiologi rinosinusitis paling sering disebabkan oleh infeksi virus, yang pada sebagian kasus dapat berkembang menjadi infeksi bakteri sekunder. Faktor predisposisi meliputi kelainan anatomi hidung dan sinus, rinitis alergi, gangguan fungsi mukosiliar, paparan iritan, serta infeksi odontogenik. Patofisiologi rinosinusitis melibatkan terjadinya obstruksi osteomeatal yang mengakibatkan gangguan ventilasi sinus dan penurunan klirens mukosiliar, sehingga terjadi akumulasi sekret dan pertumbuhan mikroorganisme. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik yang cermat, dengan pemeriksaan penunjang seperti endoskopi hidung atau pencitraan hanya dilakukan pada indikasi tertentu. Berdasarkan pedoman AAO-HNS, tatalaksana rinosinusitis menekankan terapi suportif berupa analgesik, irigasi saline, dan kortikosteroid intranasal, sedangkan pemberian antibiotik hanya direkomendasikan pada kasus yang memenuhi kriteria klinis rinosinusitis bakteri. Pendekatan ini bertujuan untuk mencegah penggunaan antibiotik yang tidak rasional, menurunkan risiko komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup pasien.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suparjo, I. N., Amini, D. N. A., & Wardhana, A. (2026). Tatalaksana Rhinosinusitis Berdasarkan American Academy Of Otoryngology. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 10753–10759. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5384

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free