IMPLEMENTASI AMANAT AGUNG BERDASARKAN INJIL MATIUS 28:18-20 BAGI PEMUDA KRISTEN DI GEREJA KEMAH INJIL INDONESIA

  • Toher U
  • Daliman M
  • Natal H
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Setiap pengikut Tuhan Yesus diperintahkan oleh Amanat Agung untuk pergi dan menjadikan pengikut Yesus di setiap bangsa. Penginjilan berdasarkan mandat adalah apa yang dimaksud dengan hal ini. Namun, banyak gereja atau pengikut Tuhan yang tidak berkomitmen untuk melaksanakan mandat penginjilan, yaitu rencana Tuhan untuk memimpin semua orang agar beriman kepada Yesus. Bahkan ketika membahas penginjilan, tampaknya ini merupakan upaya yang sulit dan tidak menyenangkan; telah terbukti bahwa khotbah atau seminar injili tidak diterima dengan baik; bahkan ada yang berpendapat bahwa penginjilan semata-mata merupakan tanggung jawab para pendeta dan anggota pendeta lainnya. Esai ini bertujuan untuk memperjelas pentingnya Amanat Agung dalam kaitannya dengan partisipasi umat Kristiani dalam upaya perintisan gereja baru. Penulis menulis prosa deskriptif dengan menggunakan teknik ini. Tujuan dari makalah ini adalah untuk: Pertama, menekankan nilai penginjilan di gereja-gereja lokal; Kedua, tekankan pentingnya keterlibatan setiap orang percaya dalam pendirian gereja baru; dan Ketiga, mendorong setiap pemuda untuk memiliki visi yang jelas untuk selalu konsisten di gereja GKI Indonesia

Cite

CITATION STYLE

APA

Toher, U., Daliman, M., Natal, H., & Ming, D. (2023). IMPLEMENTASI AMANAT AGUNG BERDASARKAN INJIL MATIUS 28:18-20 BAGI PEMUDA KRISTEN DI GEREJA KEMAH INJIL INDONESIA. Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, Dan Pendidikan, 7(2). https://doi.org/10.51730/ed.v7i2.148

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free