Kekerasan Terhadap Anak, Penanaman Disiplin, dan Regulasi Emosi Orang Tua

  • Wati D
  • Puspitasari I
N/ACitations
Citations of this article
558Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Anak usia dini merupakan aset bagi masa depan keluarga, masyarakat danbangsa karena kualitas suatu bangsa dipengaruhi oleh kualitas anak-anak bangsasecara keseluruhan. Sayangnya, kekerasan terhadap aset bangsa tersebut masih banyak terjadi. Kekerasan pada anak banyak terjadi pada level keluarga. Tujuan penelitian untuk mengkaji dan menggali tentang faktor penyebab kekerasan pada anak di level keluarga atau yang sering dilakukan oleh orang tua. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan angket dan teknis analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Pemilihan sampel dengan teknik cluster sampling. Subjek penelitian ini ialah orang tua anak usia 4-6 tahun dimana anakanak mereka sekolah di Taman Kanak-Kanak di gugus Gondomanan, Umbulharjo, Gedongtengen, dan Ngampilan. Hasil penelitian menunjukkan di kecamatan Umbulharjo, Ngampilan, Gondomanan dan Gedongtengen faktor penyebab orang tua melakukan kekerasan ialah kondisi psikologis orang tua yang belum matang dalam hal regulasi emosi diri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wati, D. E., & Puspitasari, I. (2018). Kekerasan Terhadap Anak, Penanaman Disiplin, dan Regulasi Emosi Orang Tua. Jurnal VARIDIKA, 30(1), 21–26. https://doi.org/10.23917/varidika.v30i1.6541

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free