Peran Guru Dalam Menangani Anak Hiperaktif

  • Islamiah R
  • Na'imah
  • Wulandari H
N/ACitations
Citations of this article
204Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Anak usia dini merupakan anak di fase pertumbuhanyang perkembangan begitu efektif untuk di stimulus. Hiperaktif merupakan suatu gangguan yang terjadi pada perkembangan anak. Anak yang hiperaktif cenderung mengarah pada hal yang negatif, peran guru sangat dibutuhkan untuk menangani anak yang hiperaktif. Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana peran guru dalam mengani anak yang hiperaktif. Anak yang hiperaktif cenderung tidak mau diam dan selalu berlairan kemana-mana, menggagu temannya dan lain-lain. Peran guru dalam menangani anak yang hiperaktif diantaranya yaitu guru menjadi motivator, penasehat sekaligus guru menjadi fasilitator untuk anak pada saat pembelajaran berlangsung. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dimana informasi atau data yang diperoleh disajikan denganarasi. Dalam penelitian ini juga ditemukan beberapa teknik guru dalam menghadapi anak yang hiperaktif yaitu dengan pemberian tugas kepada anak, memuji anak, dan membuat hati anak merasa senang. Guru memberi pujian kepada anak yang hiperaktif jika ia menyelesaikan tugas yang telah diberikan oleh guru. Begitu pentingnya peranan guru dalam menangani anak yang hiperaktif, untuk menjadikan anak lebih baik kedepannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Islamiah, R., Na’imah, & Wulandari, H. (2023). Peran Guru Dalam Menangani Anak Hiperaktif. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 5(1), 36–41. https://doi.org/10.35473/ijec.v5i1.2051

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free