Abstract
Pendahuluan: Penyembuhan luka operasi caesar dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses penyembuhan luka pasca operasi caesar antara lain nutrisi, mobilisasi, kebersihan diri, obesitas, pengobatan, dan infeksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan obesitas, pantang makan, dan mobilisasi dini dengan penyembuhan luka pasca operasi caesar di RSUD Pagelaran Kabupaten Cianjur. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 96 ibu pasca operasi caesar di RSUD Pagelaran. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara obesitas dengan penyembuhan luka pasca SC dengan nilai p-value 0,000<0,05 dan OR 5,971. Hubungan pantang makan dengan penyembuhan luka pada pasca SC dengan p-value 0,001<0,05 dan OR 4,356. Dan hubungan mobilisasi dini dengan penyembuhan luka pada penyembuhan luka pasca SC dengan p-value 0,013<0,05 dan OR 3,041. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara obesitas, pantang, dan mobilisasi dini dengan penyembuhan luka pasca SC di RS Pagelaran Kabupaten Cianjur.
Cite
CITATION STYLE
Widiarti, A., & Novita, A. (2024). Hubungan Obesitas, Pantang Makan dan Mobilisasi Dini dengan Penyembuhan Luka Post Sectio Caesarea Hari Ke 7. SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia, 3(3), 682–689. https://doi.org/10.53801/sjki.v3i3.200
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.