Tingkat Kepatuhan Tim Bedah Terhadap Prinsip Asepsis Di Ruang OK IGD RSUP Sanglah Denpasar

  • Gede Yenny Apriani D
N/ACitations
Citations of this article
100Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang dan tujuan: Asepsis adalah keadaan bebas dari mikroorganisme penyebab penyakit. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya melalui teknik asepsis. Teknik asepsis adalah segala upaya yang dilakukan untuk mencegah masuknya mikroorganisme ke dalam  yang kemungkinan besar akan mengakibatkan infeksi. Tindakan asepsis ini bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan mikroorganisme yang terdapat pada permukaan benda hidup atau benda mati. Tindakan ini meliputi aseptis, desinfektan dan sterilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan tim bedah terhadap prinsip asepsis di ruang OK IGD RSUP Sanglah Denpasar. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah semua tim bedah yang sudah dirata-ratakan dengan jumlah 24 responden, dengan tehnik total sampling. Data dikumpulkan dengan metode observasi. Hasil: Didapat bahwa dari 24 responden tim bedah, sebagian besar responden yang tidak patuh sebanyak 13 orang (54,2%) dan sebagian kecil responden yang patuh sebanyak 11 orang (45,8%). Simpulan: Prinsip asepsis yang paling sering diterapkan oleh tim bedah bedah yaitu pada alat pelindung diri. Prinsip asepsis yang paling sering tidak diterapkan oleh tim bedah bedah yaitu (8%) penggunaan sepatu boot dan prilaku menyentuh area pinggang kebawah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Gede Yenny Apriani, D. (2019). Tingkat Kepatuhan Tim Bedah Terhadap Prinsip Asepsis Di Ruang OK IGD RSUP Sanglah Denpasar. JURNAL MEDIKA USADA, 2(1), 13–17. https://doi.org/10.54107/medikausada.v2i1.30

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free