Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dampak psikososial akibat stigmatisasi pada remaja pelaku pemerkosaan di Lapas Kelas 2B Kabupaten Banyuwangi. Peneliti menggunakan teori stigma sosial dari Erving Goffman dan Teori Stigma Internal digunakan untuk mengkaji studi mengenai terbentuknya stigma oleh masyarakat dan dampaknya terhadap stigma yang diberikan masyarakat kepada remaja pelaku pemerkosaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus, subjek penelitian adalah remaja pelaku pemerkosaan, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan stigma sosial dari masyarakat menimbulkan diskriminasi verbal maupun non-verbal yang akan berdampak terhadap kesejahteraan psikologis para narapidana pelaku pemerkosaan. Stigma tersebut dapat mempengaruhi perilaku dan kesejahteraan psikologis pada mereka yang terstigmatisasi, hal tersebut menjadi sumber keprihatinan dan tekanan bagi mereka yang terkena stigma karena dapat membuat mereka nantinya kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan, sehingga membuat mereka termajinilisasi dari aspek ekonominya.� Saran bagi peneliti selanjutnya dapat meneliti pengaruh stigmatatisasi sosial terhadap kesejahteraan psikologis para remaja pelaku pemerkosaan.�Kata kunci : Psikososial, Stigmatisasi, Remaja, Pelaku Pemerkosaan
Cite
CITATION STYLE
Purbaningsih, I., Suryanto, S., & Matulessy, A. (2020). Dampak Psikososial Akibat Stigmatisasi pada Remaja Pelaku Pemerkosaan Studi Kasus di Lapas Kelas 2B Kabupaten Banyuwangi. Psisula: Prosiding Berkala Psikologi, 1. https://doi.org/10.30659/psisula.v1i0.7695
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.