Abstract
Pengabdian masyarakat di Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, berfokus pada dua permasalahan utama: pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pencegahan stunting. Desa ini memiliki potensi lokal yang besar, namun UMKM masih mengalami kendala dalam pemasaran dan inovasi produk. Di sisi lain, meskipun angka stunting di desa ini sudah rendah, upaya pencegahan tetap harus dilakukan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan brand awareness UMKM lokal melalui pelatihan pemasaran digital dan inovasi produk, serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang untuk mencegah stunting. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kepada ibu-ibu PKK terkait stunting dan pendampingan pelaku UMKM dalam branding dan pemasaran digital. Salah satu inovasi yang dihasilkan adalah produk cireng daun katuk dan daun kelor, yang diharapkan tidak hanya memperbaiki gizi ibu menyusui tetapi juga menjadi produk unggulan UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan stunting penerbitan brand awareness juga tercapai dengan pembuatan logo, kemasan, maupun banner. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat desa dan menurunkan prevalensi stunting, mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Cite
CITATION STYLE
Afiffah Syailendra, C., Sugandi, S., Bila, S., Dzakira Haura, N., Rahayunianti, M., Trisnawati, L., … Indra Kusumawardani, A. (2024). Meningkatkan Brand Awareness untuk UMKM dan Inovasi Cireng Daun Katuk Pencegah Stunting. Prosiding Webinar Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.23917/abdimas.5251
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.