CEGAH PERNIKAHAN DINI MELALUI PUSAT INFORMASI DAN KONSELING KESEHATAN REPRODUKSI

  • Hastuti P
  • Aini F
  • Sartika Q
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
66Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tren pernikahan dini di Banyumas cenderung meningkat setiap tahunnya. Hal itu disebabkan beberapa faktor seperti tingkat pendidikan yang rendah serta kondisi budaya setempat. Pasangan yang terpaksa menikah dini, biasanya disebabkan karena pihak perempuan telah hamil sebelum menjadi suami istri. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah terbentuk Pusat Informasi dan Konseling di Panti Asuhan Darmo Yuwono Purwokerto dan meningkatkan pengetahuan tentang pernikahan dini sehingga penghuni panti terhindar dari melakukan pernikahan dini. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pembentukan, pelantikan pengurus, Pre tes dan Post tes. Pendampingan kegiatan dengan pemberian materi khususnya tentang Triad Kesehatan Reproduksi Remaja yaitu seksualitas, HIV dan AIDS serta Napza dan pernikahan dini dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab terhadap materi yang diberikan. Respon yang bagus diberikan oleh pimpinan dan penghuni Panti Asuhan Darmo Yuwono Purwokerto dan pihak terkait. Mereka terlibat secara aktif dalam kegiatan dengan menjadi narasumber dan mendampingi dalam kegiatan. Kegiatan pendampingan hendaknya tidak terputus dan pengabdian masyarakat dapat terus dilanjutkan sehingga program kerja diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan terpantau

Cite

CITATION STYLE

APA

Hastuti, P., Aini, F. N., Sartika, Q. L., & Kurniasih, H. (2018). CEGAH PERNIKAHAN DINI MELALUI PUSAT INFORMASI DAN KONSELING KESEHATAN REPRODUKSI. LINK, 13(2), 34. https://doi.org/10.31983/link.v13i2.2903

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free