Abstract
Dalam pengolahan pembuatan kerupuk karak yang berkembang di masyarakat padaumumnya dibuat dari sisa nasi atau nasi yang memang dibuat kerupuk karak olehpengusaha kerupuk karak. Nasi yang dijadikan kerupuk karak oleh masyarakatbiasanya berbahan boraks cair (Sodium tetraborate) yang dikenal oleh masyarakatdengan sebutan bleng sebagai bahan pengental. Tujuan Penulisan Mengevaluasipengunaan rumput laut sebagai bahan pengganti bleng pada pembuatan kerupukkarak yang beresiko terhadap kesehatan dengan bahan pengental alami yang lebihaman. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Diharapkan data daripenelitian ini representatif untuk mengetahui konsentrasi rumput laut sebagai bahanpengental dalam pembuatan kerupuk karak melalui pengujian dosis sebagai kontrol.Dari hasil penelitian dapat menunjukkan bahwa rumput laut jenis Eucheuma cottonidapat digunakan sebagai bahan pengental, dari uji organoleptik dan uji hedonikkomposisi kerupuk karak dengan rasa, tekstur, dan warna yang paling baik adalahkomposisi ekstrak rumput laut 100ml/ 1 kg nasi.
Cite
CITATION STYLE
Isnaini, R. (2017). RUMPUT LAUT SEBAGAI BAHAN PENGENTAL PENGGANTI BLENG DALAM PEMBUATAN KERUPUK KARAK YANG AMAN BAGI KESEHATAN. Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian Dan Pengembangan, 1(1), 53–68. https://doi.org/10.32630/sukowati.v1i1.5
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.