Abstract
Meningkatnya perkembangan internet mengakibatkan terjadinya perubahan- perubahan yang mempengaruhi kehidupan masyarakat, terutama yang berada di kota- kota besar salah satunya di kota Kupang, dimana salah satu perubahan itu adalah tempat berbelanja masyarakat. Mereka tidak lagi hanya berbelanja di toko secara offline tetapi sudah secara online melalui live (siaran) langsung) melalui media social dalam hal ini Facebook. Penjualan pakaian bekas “rombengan” saat ini di Kota Kupang sudah sangat menjamur dan sangat digemari dan fenomena pembelian secara live sangat digemari oleh pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor pendorong pembelian baju bekas “rombengan” melalui media sosial (Facebook) di kota Kupang yang diharapkan dapat memberikan dampak positifbagi para pelaku usaha dalam bidang penjualan baju bekas di Kota Kupang maupun penjualan produk lainnya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen pakaian bekas di kota Kupang yaitu Kebutuhan akan pakaian karena alasan pendapatan mereka, pakaian bekas yang dijual bermerek, harga baju bekas yang murah, banyak pilihan pakaian yang tersedia dan kemudahan dalam pembelian.
Cite
CITATION STYLE
Djami, R. M., Heni M. Sauw, & Maria M.K. Tino. (2022). Analisis Faktor-faktor Pendorong Pembelian Baju Bekas “Rombengan” Melalui Media Sosial (Facebook) di Kota. Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 14(2), 293–297. https://doi.org/10.37304/jpips.v14i2.7741
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.