Abstract
Fenomena perpindahan massa merupakan fundamental penting dan aplikatif dalam proses industri, tanpa terkecuali proses industri kimia. Proses sublimasi, adsorpsi, dan pengeringan merupakan contoh proses yang merepresentasikan proses perpindahan massa fase padat dan gas. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan temperatur dan kecepatan alir udara terhadap nilai koefisien perpindahan massa fase padat dan gas yang direpresentasikan oleh sistem bola naftalena dan udara. Selain itu, diharapkan produk hasil penelitian dapat dijadikan modul praktikum yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Hasil observasi menunjukkan bahwa peningkatan temperatur dan kecepatan alir udara akan meningkatkan nilai koefisien perpindahan massa padat dan gas (K G ). Nilai koefisien perpindahan massa padat dan gas tertinggi diperoleh pada variasi temperatur 75 o C dan kecepatan alir udara 4,98 m/s.
Cite
CITATION STYLE
Martin, M., & Lindawati, L. (2018). PENGARUH KECEPATAN ALIR UDARA DAN TEMPERATUR TERHADAP NILAI KOEFISIEN PERPINDAHAN MASSA PADAT DAN GAS (BOLA NAFTALENA-UDARA) DALAM SISTEM KOLOM AKRILIK. JURNAL INTEGRASI PROSES, 7(2), 99. https://doi.org/10.36055/jip.v7i2.4489
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.