Persoalan Ruang Terbuka Publik di Yogyakarta berdasarkan Persepsi Masyarakat

  • Sumaryata M
  • Kurniati F
  • Soelaiman M
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Ruang terbuka publik menjadi indikator perkembangan masyarakat dan kemajuan kota saat ini ditengah-tengah pembangunan yang pesat. Ruang terbuka menjadi kebutuhan yang harus disediakan sebuah kota maupun kawasan untuk memenuhi kegiatan bersama. Yogyakarta merupakan daerah yang sedang berkembang dari segi pembangunan dan menjadi tujuan wisata. Terdapat berbagai aktivitas publik yang perlu diwadahi dan diatur dalam suatu ruang. Dengan adanya kebutuhan akan wadah untuk aktifitas publik tersebut, artikel ini dibuat dengan tujuan untuk menemukan dan memahami persoalan yang terjadi pada ruang terbuka publik di Yogyakarta berdasarkan persepsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat eksploratif dengan pengumpulan data kuesioner online (simple-random-sampling). Ditemukan kecenderungan persoalan mengenai kenyaman, penyediaan tempat aktivitas, adanya karakter Yogyakarta, ramah lingkungan, pengontrolan, dan pengelolaan. Hasil ini dapat mengantar perancangan kota menuju suatu kriteria ruang terbuka publik di Yogyakarta yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan masyarakat didalamnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sumaryata, M. A., Kurniati, F., & Soelaiman, M. A. (2017). Persoalan Ruang Terbuka Publik di Yogyakarta berdasarkan Persepsi Masyarakat. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 6(3), 152–159. https://doi.org/10.32315/jlbi.6.3.162

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free