Abstract
Prevalensi striae gravidarum (SG) pada ibu hamil berkisar 50% sampai 90%. Efek SG menyebabkan rasa gatal, panas, dan kering serta gangguan emosional sehingga menimbulkan masalah kosmetik pada sebagian besar ibu. Saat ini banyak ibu hamil menggunakan olive oil untuk mencegah SG, namun minyak ini relatif sukar didapat dan harganya mahal. Di Indonesia dikenal minyak lain yaitu virgin coconut oil (VCO) yang memiliki kandungan efektif untuk menjaga elastisitas kulit, minyak ini mudah didapat dan murah. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan dan korelasi efek olive oil dan VCO terhadap SG. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret−Juli 2012. Rancangan penelitian ini merupakan penelitian klinis melalui pendekatan eksperimental. Subjek penelitian adalah 80 ibu hamil di wilayah Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan dikelompokkan menjadi 2 kelompok dengan menggunakan random permuted blocks. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan SG berdasarkan jumlah garis dan tingkat eritema antara kelompok yang menggunakan olive oil dan VCO (p=0,156 dan 1,00). Selanjutnya terdapat korelasi kuat antara kelompok olive oil dan VCO dengan jumlah garis (r=-0,576 dan -0,560) dan tingkat eritema (r=-0,699 dan -0,586). Simpulan, tidak ada perbedaan efek olive oil dengan VCO terhadap SG. [MKB. 2014;46(1):1–5]
Cite
CITATION STYLE
Pratami, E., Permadi, W., & Gondodiputro, S. (2014). Efek Olive Oil dan Virgin Coconut Oil terhadap Striae Gravidarum. Majalah Kedokteran Bandung, 46(1), 1–5. https://doi.org/10.15395/mkb.v46n1.220
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.