EDUKASI PENGOBATAN BATUK SECARA MANDIRI “SWAMEDIKASI” DI KAMPUNG HERBAL NGINDEN SURABAYA

  • Dewi Perwito Sari
  • IAK Pramushinta
  • Ira Purbosari
N/ACitations
Citations of this article
226Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Batuk merupakan refleks yang terangsang oleh iritasi paru-paru atau saluran pernafasan.  Batuk biasanya merupakan gejala infeksi saluran pernapasan atas (misalnya batuk-pilek, flu) dimana sekresi hidung dan dahak merangsang saluran pernapasan. Batuk juga merupakan cara untuk menjaga jalan pernapasan tetap bersih. Swamedikasi adalah upaya masyarakat untuk mengobati dirinya sendiri. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan-keluhan dan penyakit ringan yang banyak dialami masyarakat, seperti demam, nyeri, pusing, batuk, influenza, sakit maag, kecacingan, diare, penyakit kulit dan lain-lain. Swamedikasi menjadi alternatif yang diambil masyarakat untuk meningkatkan keterjangkauan pengobatan. Dengan adanya program ini diharapkan warga masyarakat dapat lebih informasi terkait edukasi pengobatan batuk secara mandiri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dewi Perwito Sari, IAK Pramushinta, & Ira Purbosari. (2022). EDUKASI PENGOBATAN BATUK SECARA MANDIRI “SWAMEDIKASI” DI KAMPUNG HERBAL NGINDEN SURABAYA. Kanigara, 2(2), 373–375. https://doi.org/10.36456/kanigara.v2i2.5965

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free