Penerapan WPS Office sebagai Alternatif Administrasi Perkantoran

  • Herfia Rhomadhona
  • Winda Aprianti
  • Wiwik Kusrini
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keberadaan Undang-undang hak cipta masih belum menyadarkan masyarakat untuk menggunakan software secara legal. Hal ini terlihat masih tingginya pengguna software illegal di Indonesia, terutama perusahaan. Sosialisasi dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan software legal juga kurang efektif dikarenakan kewajiban membayar yang dirasa memberatkan bagi masyarakat. Solusi lain yang ditawarkan adalah pengenalan software sejenis yang tidak berbayar. Untuk software pengolah kata, pengolah data, dan presentasi yang digunakan oleh perkantoran, dapat digantikan oleh WPS Office. WPS Office merupakan software tidak berbayar yang paling kompatibel eksistensi filenya dengan Microsoft Office, sehingga cocok untuk dijadikan materi pelatihan bagi perwakilan perkantoran Kabupaten Tanah Laut. Pelatihan ini telah dilaksanakan dan menunjukkan bahwa peserta antusias menerapkan WPS Office sebagai alternatif administrasi perkantoran.

Cite

CITATION STYLE

APA

Herfia Rhomadhona, Winda Aprianti, Wiwik Kusrini, & Hendrik Setyo Utomo. (2020). Penerapan WPS Office sebagai Alternatif Administrasi Perkantoran. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG, 5(1), 27–31. https://doi.org/10.34128/mediteg.v5i1.61

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free