Analisis Laju Korosi Baja Karbon ST 60 Terhadap Larutan Hidrogen Klorida (HCl) Dan Larutan Natrium Hidroksida (NaOh))

  • Khasibudin M
  • Zulfika D
  • Kusbiantoro R
N/ACitations
Citations of this article
429Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Korosi merupakan kerusakan material logam yang disebabkan reaksi antara logam dengan lingkungannya yang menghasilkan oksida logam, sulfida logam atau hasil reaksi lainnya yang lebih dikenal sebagai pengkaratan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Objek penelitian menggunakan plat baja karbon st 60 dengan ukuran spesimen 28 mm x 18 mm x 3 mm. Menggunakan metode perendaman spesimen dalam wadah uji dengan volume 50 ml dari setiap wadah uji. Untuk perendaman dalam larutan HCl dengan pH 2 laju korosi terbesarnya adalah 22,903 mmpy. Sedangkan untuk perendaman dalam larutan NaOH dengan pH 13 laju korosi terbesarnya adalah 0,036 mmpy. Untuk perendaman dalam larutan HCl dan larutan NaOH laju korosi terbesarnya terjadi pada hari ke 2 saat pengujian dengan larutan HCl dan laju korosi terbesarnya pada hari ke 3 saat pengujian dengan larutan NaOH. Sedangkan laju korosi terkecil sebesar 12,785 mmpy yang di uji menggunakan larutan HCl terjadi pada hari ke 4 pengujian dan laju korosi terkecil sebesar 0,032 mmpy yang di uji mengunakan larutan NaOH terjadi pada hari ke 1 pengujian. Waktu dan pH berpengaruh terhadap laju korosi. Laju korosi terbesar terjadi pada pH asam.

Cite

CITATION STYLE

APA

Khasibudin, M. R. W., Zulfika, D. N., & Kusbiantoro, R. (2019). Analisis Laju Korosi Baja Karbon ST 60 Terhadap Larutan Hidrogen Klorida (HCl) Dan Larutan Natrium Hidroksida (NaOh)). Majamecha, 1(2), 88–102. https://doi.org/10.36815/majamecha.v1i2.538

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free