REPRESENTASI CALON PRESIDEN DAN CALON WAKIL PRESIDEN DALAM IKLAN POLITIK LUAR RUANG PARTAI DEMOKRAT

  • Sulityaningtyas T
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hiruk pikuk pemilu yang baru berlangsung membawa beberapa hal yang menarik. Salah satu hal yang layak untuk diteliti adalah iklan politik. Iklan politik merupakan sarana utama aktivitas politik dalam mendulang dukungan pemilih. Para tokoh politik berlomba-lomba menggunakan iklan sebagai media mencitrakan diri sebagai sosok pemimpin bangsa yang ideal sehingga laik untuk dipilih dalam pemilu. Di dalam iklan politik, bahasa menjadi media yang ampuh untuk menanamkan ideologi, mendapatkan, serta mempertahankan kekuasaan. Berbagai piranti kebahasaan dimanfaatkan untuk meraih simpati, menarik perhatian, membentuk persepsi, mengendalikan pikiran, perilaku, serta nilai yang dianut khalayak. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana cara capres-cawapres dari partai Demokrat merepresentasikan dirinya dalam bahasa iklan politik pemilu di Indonesia. Selain itu, akan dikaji pula penggunaan manipulasi bahasa iklan demi meraih berbagai kepentingan politik. Dalam tulisan ini juga akan dibahas pola relasi antara capres-cawapres dan konstituen pemilih. Berdasarkan analisis, diperoleh hasil bahwa kandidat capres dan cawapres partai Demokrat direpresentasikan sebagai sosok yang bersih, selalu berjuang untuk rakyat, merupakan presiden pilihan, berkomitmen untuk membangun pemerintahan bersih, dan berkomitmen untuk membangun rakyat Indonesia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sulityaningtyas, T. (2014). REPRESENTASI CALON PRESIDEN DAN CALON WAKIL PRESIDEN DALAM IKLAN POLITIK LUAR RUANG PARTAI DEMOKRAT. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 3(1), 60. https://doi.org/10.26499/rnh.v3i1.47

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free