Pengelolaan Usaha Pedagang Kaki Lima (PKL) Berbasis Ramah Lingkungan Di Kampung Pelangi Kota Semarang

  • Wibowo B
  • Kusdiartini V
  • Anugraheni D
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keberadaan PKL sangat penting untuk menumbuhkan ekonomi kreatif. Mereka menjual semua jenis komoditas dengan harga yang rasional. Meski demikian, dalam menjalankan usahanya, para PKL juga diminta untuk menjaga agar usahanya tetap hijau. Penelitian ini merupakan penelitian PKL berbasis green business di Kampung Pelangi Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah 15 PKL dan 30 konsumen di Kampung Pelangi. Penelitian ini merupakan penelitian sensus karena semua populasi adalah responden. Data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari pedagang kaki lima dan konsumen. Data dari PKL terdiri dari faktor produksi, manajemen operasional dan produk makanan. Sedangkan data dari konsumen adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan produk makanan. Data tersebut diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada pedagang kaki lima dan konsumen. Wawancara dan observasi dilakukan untuk melengkapi jawaban kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKL di Kampung pelangi telah menggunakan faktor produksi yang ramah lingkungan. Hal itu dibuktikan dengan pembelian bahan baku dari pemasok tetap. Selain itu, mereka selalu membelinya dengan merek tertentu. Energi yang digunakan terdiri dari gas dan arang yang tidak berbahaya bagi lingkungan. Kondisi tersebut diikuti dengan penggunaan tenaga kerja yang terampil dan peralatan yang efektif. Hal ini tentu saja mempengaruhi proses produksi seperti bahan baku yang efisien dan sisa bahan baku yang sedikit. Kondisi tersebut membuat produk pangan selalu segar dan sehat sehingga aman untuk dikonsumsi. Namun demikian, ada beberapa sampah yang mengeluarkan bau tidak sedap. Rekomendasinya, sampah makanan harus dikelola dengan baik seperti menyiapkan tempat sampah plastik yang mudah dijangkau. Selain itu, limbah cair harus ditampung untuk dijadikan pupuk.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wibowo, B. J., Kusdiartini, V., & Anugraheni, D. T. (2022). Pengelolaan Usaha Pedagang Kaki Lima (PKL) Berbasis Ramah Lingkungan Di Kampung Pelangi Kota Semarang. Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat Dan Jejaring, 4(2), 136–147. https://doi.org/10.24167/praxis.v4i2.4564

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free