Abstract
PT XYZ adalah salah satu perusahaan telekomunikasi dengan lebih dari 34.3 juta pengguna di Indonesia. PT XYZ mengadopsi kerangka kerja Scrum dalam tiga proyek pengembangan aplikasi MyXYZ. Persentase keterselesaian masing-masing proyek dalam setiap sprint selama setahun terakhir tidak mencapai 100%. Hal ini mengindikasikan adanya masalah dalam tiap sprint yang berpotensi memperlambat waktu rilis fitur terbaru dan membuang potensi pendapatan yang lebih tinggi. Scrum Maturity Model digunakan untuk mengukur tingkat kematangan penerapan Scrum di PT XYZ. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan Scrum Assessment Questionnaire yang terdiri atas 70 pertanyaan. Kuesioner diberikan kepada 1 orang Scrum Master, 2 orang Product Owner dan 4 orang Development Team dari masing-masing proyek. Data kuesioner kemudian dianalisis dengan key process area rating Agile Maturity Model. Hasilnya, implementasi Scrum di PT XYZ berada di level 3. Perlu standardisasi dan pelaksanaan Scrum retrospective yang disiplin untuk dapat meningkatkan tingkat kematangan ke level selanjutnya.
Cite
CITATION STYLE
Atissalam, L. W., & Aji, R. F. (2024). Evaluasi Implementasi Scrum dengan SMM dan AMM: Studi Kasus Perusahaan Telekomunikasi PT XYZ. Indonesian Journal of Computer Science, 13(3). https://doi.org/10.33022/ijcs.v13i3.3962
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.