Abstract
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran Inkuiri berbasis nilai-nilai kearifan lokal Tri Hita Karana (THK) terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa kelas IV sekolah dasar. Desain penelitian menggunakan quasi-experimental tipe non-equivalent control group pretest-posttest dengan dua kelompok: eksperimen (Inkuiri-THK) dan kontrol (konvensional). Instrumen penelitian berupa angket keterampilan sosial mencakup indikator kerja sama, komunikasi efektif, dan partisipasi aktif, dilengkapi observasi kelas. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen (21,3%) dibandingkan kontrol (7,4%), dengan uji-t menghasilkan p < 0,05 dan effect size sebesar 1,52 (kategori besar). Temuan ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam model Inkuiri efektif memperkuat kompetensi sosial siswa. Penelitian ini mengisi kekosongan riset kuantitatif terkait implementasi Inkuiri-THK pada jenjang SD.
Cite
CITATION STYLE
Anzelina, D., Wedayanti, N. P., Cahyani, P. M., Wirasanti, N. L. P., Suputra, I. K. A. W., & Setiari, N. K. G. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri berbasis Tri Hita Karana dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 5(2), 237–243. https://doi.org/10.54371/jiepp.v5i2.1013
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.