Abstract
Latar Belakang: Tingkat kepuasan pasien yang rendah berdampak pasien tidak menghabiskan makanan. Sisa makanan pada hidangan untuk pasien Covid-19 adalah hidangan hewani berbasis ikan. Fish spinach termasuk hidangan yang memiliki sisa makanan tinggi di salah satu Rumah Sakit Rujukan Covid-19. Adanya pengembangan resep diharapkan dapat meningkatkan asupan protein dan menekan sisa makanan pasien. Tujuan: Menganalisis perbedaan daya terima pasien terinfeksi Covid-19 antara hidangan pada resep standar dan resep pengembangan lauk hewani ikan pada Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Yogyakarta. Metode: Penelitian eksperimental semu dengan rancangan one grup pretest-posttest design di salah satu Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Yogyakarta pada April 2021. Panelis penelitian merupakan semua pasien Covid-19 di Rumah Sakit Rujukan Covid-19. Peneliti melibatkan 20 pasien sebagai panelis. Penentuan tingkat kesukaan dengan metode hedonic test sedangkan daya terima diamati berdasarkan sisa makanan menggunakan taksiran visual comstock skala 6 poin. Hasil: Ada perbedaan yang signifikan antara hidangan standar dan hidangan modifikasi terhadap tingkat kesukaan warna (p=0,000), aroma (p=0,000), rasa (p=0,000), tekstur (p=0,002), penampilan (p=0,000) dan daya terima pasien Covid-19 (p=0,000). Kesimpulan: Hidangan modifikasi lauk hewani ikan dengan sisa makanan tinggi dapat meningkatkan daya terima dan mengurangi sisa makanan.
Cite
CITATION STYLE
Sitasari, A., Sari, T., & Kunti, L. T. (2022). Modifikasi resep hidangan pada menu diet tinggi kalori dan tinggi protein untuk pasien terinfeksi virus Covid-19 di rumah sakit. Ilmu Gizi Indonesia, 6(1), 35. https://doi.org/10.35842/ilgi.v6i1.332
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.