Literasi Digital Dalam Mencegah Penyebaran Konten Hoaks Pada Aparatur Pemerintah Desa

  • Maulana A
N/ACitations
Citations of this article
189Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Era digital membawa banyak perubahan besar dalam kehidupan khususnya masyarakat. Hoaks dianggap sebagai suatu persoalan yang serius pada era digital. Semakin banyaknya pengguna internet di Indonesia saat ini maka akan semakin tinggi frekuensi masyarakat dalam mengakses informasi dan konten di sosial media. Sosialisasi ini bertujuan untuk mencegah penyebaran konten hoaks pada aparatur pemerintah desa di Desa Argosari sebagai salah satu bentuk pengabdian masyarakat di Desa Argosari. Pelaksanaan kegiatan webinar tentang tentang mencegah penyebaran konten hoaks kepada pemerintah Desa Argosari yang bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang literasi  digital, serta untuk meningkatkan pengetahuan pemerintah desa dalam mencegah penyebaran konten hoaks yang marak terjadi. Selain itu, juga diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, pemerintah desa mempunyai kesadaran tentang pentingnya wawasan mengenai literasi digital bagi masyarakat, sehingga aparatur desa dapat menjadikan kegiatan ini menjadi gerakan literasi digital bagi masyarakat desa. Dengan demikian, sasaran dari kegiatan gerakan literasi digital ini nantinya akan memiliki daya jangkau yang lebih luas lagi di kalangan masyarakat desa.Kata Kunci: Literasi Digital, Hoaks, Media Sosial, Aparatur Desa

Cite

CITATION STYLE

APA

Maulana, A. (2023). Literasi Digital Dalam Mencegah Penyebaran Konten Hoaks Pada Aparatur Pemerintah Desa. JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 186. https://doi.org/10.52434/jpm.v2i1.2506

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free