Edukasi Pencegahan Terjadinya CTS (Carpal Tunnel Syndrome) Pada Pengrajin Batik Tulis Timah di Desa Degayu, Kota Pekalongan

  • Ivanka F
  • Rahmanto S
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Laporan dari Organisasi Buruh Internasional (ILO) menunjukkan bahwa di beberapa negara, CTS ditemukan pada hampir setiap kasus penyakit akibat kerja. Carpa Tunnel Syndrome (CTS) yaitu penyakit tulang yang dikarenakan bergerak berulang kali dalam jangka waktu yang lama. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan batik tulis lebih lama dibandingkan dengan batik cap. Hal ini sering menyebabkan beberapa pekerja mengalami keluhan seperti kesemutan di tangan atau rasa sakit di telapak tangan. Penelitian ini menggunakan sebuah metode edukatif melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan media leaflet edukasi. Populasi pekerja pengrajin batik tulis Timah di Desa Degayu, Kota Pekalongan dengan jumlah 22 orang. Terdapat peningkatan pemahaman pengrajin batik tulis Timah di terkait definisi, penyebab, tanda gejala dan pencegahan Carpa Tunnel Syndrome (CTS) pada pengrajin batik tulis timah di Desa Degayu, Kota Pekalongan ini berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ivanka, F. S. A., & Rahmanto, S. (2025). Edukasi Pencegahan Terjadinya CTS (Carpal Tunnel Syndrome) Pada Pengrajin Batik Tulis Timah di Desa Degayu, Kota Pekalongan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(2), 331–334. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i2.2201

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free