QAIDAH USUL FI QIRA'AT IMAM NAFI’

  • Abdur Rohman A
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah  satu  pembahasan  penting  dalam  kajian  al-Qur’an  adalah  tentang  qir?at al-Qur’an yang didalamnya membahas mazhab cara baca al-Qur’an dan yang melingkupinya.   Ragam   qir?at al-Qur’an   muncul   sejak   zaman   Nabi   sebagai kemurahan dari Allah SWT agar masyarakat pada waktu itu lebih mudah dalam membaca dan menghafal al-Qur’an.   Ragam qir?at al-Qur’an yang telah dianggap mutawatir  secara  ijma’  ulama  terdapat  tujuh  Im?m  qir?at yang  dikenal  dengan qir?at sab’ah.  Qir?at tersebut memiliki  ciri  khas  dan  cara  baca  masing-masing sehingga umat Islam hanya diwajibkan untuk memilih salah satu untuk pelaksanaan  ibadahnya.  Salah  satu  ragam  qir?at yang  terkenal  di  dunia  Islam adalah qir?at Im?m N?fi’ yang diriwayatkan oleh dua muridnya yang terkenal yaitu  Q?l?n dan  Warsy.  Meskipun  sama-sama  meriwayatkan  qir?at dari  Im?m N?fi, ada ketentuan baca yang berbeda di antara keduanya. Melalui kajian literatur, artikel ini berusaha mendiskripsikan kaidah baca dari masing-masing r?wi qir?at Im?m N?fi’ yaitu Q?l?n dan Warsy tersebut. Dari penelitian ini penulis menemukan  beberapa  titik  perbedaan  cara  baca  antara  Q?l?n dan  Warsy,  yaitu pada bab madd, cara baca lafadz ???  yang bertemu dengan hamzah qa?a’, ?ilah, mim, jama’, bacaan l?m, dan im?lah-taql?l.

Cite

CITATION STYLE

APA

Abdur Rohman, A. (2023). QAIDAH USUL FI QIRA’AT IMAM NAFI’. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 3(2), 87–102. https://doi.org/10.57163/almuhafidz.v3i2.68

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free