Abstract
Stroke merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup serius karena angka kematian yang tinggi serta dampaknya yang dapat menimbulkan kecacatan. Banyak faktor resiko yang dapat menyebabkan stroke, terdiri dari faktor resiko yang dapat diubah dan tidak dapat diubah. Pengetahuan terhadap faktor resiko stroke diperlukan untuk merumuskan cara pencegahan yang efektif. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui tentang faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian stroke pada pasien usia pertengahan di ruang Krissan RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan rancangan case control. Besar sampel yang diambil adalah 34 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara faktor resiko hipertensi, p value sebesar 0,003, diabetes melitus p value sebesar 0,040, dan tidak adanya hubungan antara faktor resiko usia p value sebesar 0,301, jenis kelamin p value sebesar 0,590, riwayat keluarga p value sebesar 0,072, kolestrol p value sebesar 0,427, merokok p value sebesar 0,433, obesitas p value sebesar 0,115, alkohol p value sebesar 0,821 dan penyakit jantung p value sebesar 0,104 dengan kejadian stroke. Penelitian tentang faktor resiko yang mempengaruhi kejadian stroke pada pasien usia pertengahan diharapkan dapat menjadi pedoman untuk menjaga pola hidup sehat pada masyarakat. Kata kunci : Stroke, Faktor Resiko Dapat Diubah, Faktor Resiko Tidak Dapat Diubah
Cite
CITATION STYLE
Mabruri, M. A., Retnowati, L., & Palupi, L. M. (2020). FAKTOR RESIKO YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STROKE PADA PASIEN USIA PERTENGAHAN (45-60 TAHUN) DI RUANG KRISSAN RSUD BANGIL KABUPATEN PASURUAN. Journal of Applied Nursing (Jurnal Keperawatan Terapan), 5(2), 172. https://doi.org/10.31290/jkt.v5i2.1025
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.