IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli, Shigella sp. DAN Staphylococcus aureus SEBAGAI BIOMARKER CEMARAN PADA SUMBER AIR DAERAH STUNTING DI KELURAHAN BELAWAN SICANANG, KECAMATAN MEDAN BELAWAN, MEDAN

  • Sari T
  • Habib D
  • Sembiring F
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Stunting ialah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan tinggi badan di bawah standar. Air merupakan sumber daya yang sangat dibutuhkan untuk aktivitas rumah tangga masyarakat, sehingga higienitasnya menjadi perhatian khusus. Cemaran bakteri jenis Escherichia coli enterotoksigenik yang ditransmisikan melalui air dapat meningkatkan resiko stunting pada anak dengan gejala awal diare berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi biomarker pada sumber air penduduk daerah dengan stunting di Keluruhan Belawan Sicanang, Medan. Biomarker yang digunakan adalah E. coli, Shigella sp., dan Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Most Probable Number (MPN) dan Total Plate Count (TPC). Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 2 dari 3 sampel air minum tercemar E. coli., dan 3 dari 3 sampel air bersih tercemar E. coli. Sedangkan, dua biomarker lainnya tidak terdeteksi di semua jenis sampel.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, T. R., Habib, D. A., Sembiring, F., Nasution, G. S., & Rahmah, L. (2023). IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli, Shigella sp. DAN Staphylococcus aureus SEBAGAI BIOMARKER CEMARAN PADA SUMBER AIR DAERAH STUNTING DI KELURAHAN BELAWAN SICANANG, KECAMATAN MEDAN BELAWAN, MEDAN. Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan, 11(2), 225–234. https://doi.org/10.36341/klinikal_sains.v11i2.3892

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free