RESOLUSI KONFLIK PENDEKATAN ILMIAH MODERN DAN MODEL TRADISIONAL BERBASIS PENGETAHUAN LOKAL (Kasus di Desa Gadingan Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu)

  • Sulaeman M
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Resolusi konflik yang konvensional sering dilakukan dengan resolusi model pemikiran ilmiahmodern yang berasal dari teori Barat. Hal yang unik kalau dalam resolusi konflik pedesaan selain pendekatanilmiah modern, juga dilakukan dengan model tradisional berbasis pengetahuan lokal pendekatan magis, dimanaperempuan mendapat tugas dan berinisiatif untuk berkiprah dalam resolusi konflik tersebut. Tujuan Penelitian iniadalah untuk mengetahui proses konflik dan mekanisme menyelesaikan konflik, baik melalui pendekatan ilmiahmodern maupun model tradisional yang berbasis pengetahuan lokal; serta bagaimana tanggapan masyarakatterhadap model mekanisme resolusi konflik tersebut. Metode penelitian dilakukan dengan disain studi kasus,melalui pendekatan kualitatif. Informan diambil dari warga masyarakat aktor konflik serta perempuan yang terlibatresolusi konflik (15 orang). Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara, yang digunakan untuk mengambildata melalui observasi dan diskusi kelompok terarah (20 orang). Analisis data dilakukan dengan pemahamanmendalam (verstehen) dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Validitas datadengan konsep triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaikan konflik telah dilakukan denganpendekatan ilmiah modern dan mekanisme pola tradisional, berbasis pengetahuan lokal pendekatan magis, dimanaperempuan telah dilibatkan dan bertindak sebagai tameng dengan cara nudis, berani berkorban dengan resikoberupa beban moral dan psikologis demi keselamatan dan kedamaian. Tanggapan masyarakat terhadap peranperempuan positif, baik secara kognitif, afektif maupun tindakan.Kata kunci : Resolusi konflik, tradisional, pengetahuan lokal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sulaeman, M. M. (2015). RESOLUSI KONFLIK PENDEKATAN ILMIAH MODERN DAN MODEL TRADISIONAL BERBASIS PENGETAHUAN LOKAL (Kasus di Desa Gadingan Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu). Sosiohumaniora, 17(1), 41. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v17i1.5671

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free