Pengaruh Proses Pembasahan dan Pengeringan pada Tanah Ekspansif yang Distabilisasi dengan Kapur dan Eco Cure21 (Studi Kasus: Jalan Bojonegoro–Padangan Km 133 + 550)

  • Sholeh M
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Beberapa daerah di Indonesia, kondisi jalan masih berupa tanah asli yang didominasi oleh tanah lempung dengan plastisitas dan kembang-susut yang tinggi. Pada tanah tersebut, permukaan jalan sangat mudah berubah karena faktor air, sehingga di musim hujan banyak ruas-ruas jalan yang rusak berat dan tidak dapat dilewati kendaraan bermotor dan di musim kemarau banyak ruas-ruas jalan yang retak-retak sehingga sangat membahayakan bagi pengguna jalan. Alternatif pemecahannya adalah menstabilisasi badan jalan dengan bahan stabilisasi jalan (road stabilizer). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui pengaruh siklus pembasahan dan pengeringan pada tanah ekspansif yang distabilisasi oleh kapur dan Eco Cure21 melalui tahab penambahan dan pengurangan air sebanyak 0%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Kekuatan tekan diuji dengan unconfined compression test dan daya dukung diuji dengan tes CBR laboratorium. Hasil pemakaian kapur 8% dan Eco Cure21 1% menghasilkan perbaikan sifat-sifat fisik dan mekanik dari tanah asli antara lain : kapadatan kering (γd) dari 1,376 gr/cm³, menjadi 1,450 gr/cm³ atau naik sebesar 5,378%, Plasicity Index (PI) menurun dari 58,05 % menjadi 54,50% atau turun sebesar 6,12 %, kuat tekan bebas (qu) dari 2,497 kg/cm² menjadi 5,611 kg/cm² atau naik sebesar 124,710%, nilai CBR laboratorium dari 1,21% menjadi 12,33% atau naik sebesar 919 % dan kuat geser (cu) meningkat dari 1,249 kg/cm² menjadi 2,806 kg/cm² atau naik sebesar 58,66% serta prosentase swelling sebesar 4,84%. Dari hasil tersebut diperlukan variasi penambahan kapur dengan prosentase yang berbeda atau perlu dipertimbangkan juga pemakaian campuran semen-kapur atau semen saja guna mendapatkan daya dukung tanah dan prosentase swelling yang lebih baik apabila ditambah dengan Eco Cure21.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sholeh, Moch. (2012). Pengaruh Proses Pembasahan dan Pengeringan pada Tanah Ekspansif yang Distabilisasi dengan Kapur dan Eco Cure21 (Studi Kasus: Jalan Bojonegoro–Padangan Km 133 + 550). PROKONS Jurusan Teknik Sipil, 6(2), 143. https://doi.org/10.33795/prokons.v6i2.23

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free