ANALISIS PEMENUHAN HAK-HAK REPRODUKSI PADA IBU-IBU PKK RT 01 RW 03 KELURAHAN BINA WIDYA KEC. TAMPAN

  • Ristica O
  • Juliatri W
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

The issue of women's rights is a study that received a lot of attention. The fact shows that the fate of women in western countries that are more advanced is not much different from other countries. This condition was also found in Indonesia. Various cases of reproductive rights violations can be seen from many rape cases, including marriage, coercion, prohibition of abortion, sexual harassment, torture, coercion on the use of contraception, lack of easy access to information about reproductive health problems, high rates of sexually transmitted infections ( STIs, including HIV / AIDS in women, and various forms of discrimination that make women less dominant. The purpose of this study was to determine the extent to which reproductive rights were fulfilled in PKK women RT 01 RW 03, Bina Widya Sub-district, Tampan District. This type of research is a qualitative study with in-depth interviews and limited observation. The informants in this study were women who were married and joined in the PKK and as key informants were PKK administrators and as supporters were PKK husbands and mothers. The analysis used in this study is qualitative analysis (content analysis). The results in this study are expressing that the fulfillment of reproductive rights in PKK women RT 01 and RW 03 Bina Widya sub-district Tampan District is almost fulfilled even though there are some assumptions that specialize in matters of pregnancy, giving birth to using family planning is women's business. The need for special health education discusses reproductive rights alone and in a comprehensive manner to strengthen the knowledge of the reproductive rights of PKK mothers by involving husbands and families.Masalah hak perempuan merupakan kajian yang mendapat banyak perhatian. Fakta menunjukkan bahwa nasib kaum perempuan dinegara barat yang lebih maju pun tidak jauh berbeda dengan negara lain. Kondisi ini pun ditemukan di negara Indonesia. Berbagai kasus pelanggaran hak reproduksi dapat dilihat dari banyakanya kasus perkosaan, termasuk dalam perkawinan, pemaksaan perjodohan, larangan aborsi, pelecehan seksual, penyiksaan, paksaan terhadap penggunaan alat kontrasepsi, tidak adanya akses mudah terhadap informasi tentang masalah kesehatan reproduksi, tingginya angka infeksi Menular Seksual (IMS) termasuk HIV/AIDS pada perempuan, dan berbagai bentuk diskriminasi yang menomorduakan kedudukan perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemenuhan hak reproduksi pada ibu-ibu PKK RT 01 RW 03 kelurahan Bina Widya Kecamatan Tampan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi terbatas. Informan pada penelian ini adalah para perempuan yang sudah menikah dan tergabung dalam PKK dan sebagai informan kunci adalah pengurus PKK dan sebagai pendukung adalah suami dan ibu-ibu PKK. Analisis yang digunakan dalm penelitian ini adalah analisa kualitatif (content analisisys).Hasil dalam penelitian ini adalah mengngkapkan bahwa pemenuhan hak reproduksi pada ibu-ibu PKK RT 01 dan RW 03 Kelurahn Bina Widya Kec. Tampan sudah hampir terpenuhi walaupun ada beberapa anggapan yang mengkhususkan kalau urusan hamil, melahirkan sampai memakai KB adalah urusan perempuan. Perlu adanya pendidikan kesehatan khusus membahas tentang hak reproduksi saja secara tersendiri dan menyeluruh untuk penguatan pengetahuan akan hak reproduksi ibu-ibu PKK dengan melibatkan suami dan keluarga.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ristica, O. dwienda, & Juliatri, W. (2019). ANALISIS PEMENUHAN HAK-HAK REPRODUKSI PADA IBU-IBU PKK RT 01 RW 03 KELURAHAN BINA WIDYA KEC. TAMPAN. Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences), 8(2), 113–120. https://doi.org/10.35328/kebidanan.v8i2.158

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free