Persepsi Masyarakat Batu Urip Terhadap Tradisi Mandi Kasai

  • Manullang A
  • Sarkowi S
  • Sustianingsih I
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Persepsi Masyarakat Batu Urip Terhadap Tradisi Mandi Kasai di Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskripsi. Langkah-langkah yang digunakan antara lain : Observasi, Wawancara, Angket dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini berisi mengenai anggapan masyarakat terhadap tradisi mandi kasai dan proses pelaksanaannya. Mandi kasai merupakan tradisi yang digunakan dalam pernikahan setelah akad nikah. Masyarakat menyikapi dengan baik dan mendukung tradisi ini tetap dijaga dan dilestarikan agar tidak sampai hilang. Proses pelaksanaannya dari awal arak-arakan pengantin, melanger, mandi simburan, arak-arakan pulang kerumah hingga batas tradisi ini berada di kawin adam. Kemudian pasangan pengantin baru bisa melanjutkan hubungan badan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Manullang, A., Sarkowi, S., & Sustianingsih, I. M. (2023). Persepsi Masyarakat Batu Urip Terhadap Tradisi Mandi Kasai. SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Kajian Sejarah, 5(1), 31–36. https://doi.org/10.31540/sindang.v5i1.1950

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free