Pengaruh Qira’at Shadhdhah dalam Kitab Tafsir Al-Bahr Muhit

  • Alhamdani M
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh qira’at shadhdhah dalam tafsir Al-Bahr Mu??t karya Abu Hayyan. Qira’at shadhdhah adalah variasi bacaan Al-Qur’an yang tidak diakui keabsahannya secara luas (tidak mutawatir), namun dalam kitab tafsir ini, Abu Hayyan secara signifikan menggunakan qira’at tersebut untuk memperkaya penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an. Melalui analisis linguistik yang mendalam, Abu Hayyan tidak hanya mengandalkan qira’at yang populer, tetapi juga memanfaatkan qira’at shadhdhah dalam menjelaskan makna ayat. Ia melihat qira’at ini sebagai bagian dari warisan penafsiran para sahabat dan tabi’in. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan qira’at shadhdhah memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkaya makna ayat-ayat Al-Qur’an dan memperluas wawasan tafsir. Kajian ini penting dalam memahami keragaman bacaan Al-Qur’an dan relevansinya dalam studi Al-Qur’an.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alhamdani, Moh. Y. (2025). Pengaruh Qira’at Shadhdhah dalam Kitab Tafsir Al-Bahr Muhit. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(3), 2530–2535. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i3.7186

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free