Abstract
Pariwisata merupakan sektor strategis yang berkontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi nasional di Indonesia, terutama melalui peningkatan devisa, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan ekonomi kreatif di berbagai wilayah. Setiap provinsi memiliki potensi dan performa pariwisata yang berbeda-beda, sehingga diperlukan pendekatan analitis yang mampu menilai secara objektif berdasarkan berbagai aspek yang saling berpengaruh. Penelitian ini menerapkan metode Measurement of Alternatives and Ranking according to Compromise Solution (MARCOS) untuk melakukan pemeringkatan provinsi pariwisata di Indonesia menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023. Tujuh kriteria digunakan sebagai indikator penilaian, yaitu jumlah objek daya tarik wisata, jumlah pengunjung domestik dan mancanegara, pendapatan dari objek wisata, pendapatan jasa akomodasi, persentase pertumbuhan kunjungan wisatawan, persentase kontribusi objek wisata terhadap PAD, dan persentase promosi media sosial. Bobot antar kriteria ditentukan menggunakan metode Rank Order Centroid (ROC) untuk menghasilkan pembobotan yang proporsional sesuai tingkat kepentingannya. Alternatif penelitian mencakup sepuluh provinsi dengan kontribusi pariwisata unggulan, yaitu Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Banten, Lampung, NTB, dan Sumatera Utara. Tahapan MARCOS meliputi penyusunan matriks keputusan, penentuan nilai ideal dan anti-ideal, normalisasi, pembobotan, hingga perhitungan fungsi utilitas untuk menghasilkan ranking akhir provinsi berdasarkan performa pariwisata masing-masing. Hasil analisis memperlihatkan adanya perbedaan daya saing yang signifikan antarprovinsi, yang menunjukkan bahwa masing-masing wilayah memiliki kekuatan dan kelemahan pada indikator tertentu. Metode MARCOS terbukti mampu memberikan pemeringkatan yang lebih stabil, transparan, serta mudah diinterpretasikan sehingga dapat menjadi alat bantu yang efektif bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan pengembangan pariwisata yang lebih tepat sasaran. Secara keseluruhan, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi baik secara teoritis terhadap pengembangan studi Sistem Pendukung Keputusan berbasis metode MCDM, maupun secara praktis dalam mendukung perencanaan strategi peningkatan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat nasional maupun global.
Cite
CITATION STYLE
Petra Erlangga Ardy Wibowo, Unggul Pribadi, & Saifur Rohman Cholil. (2025). Metode MARCOS Sebagai Model Multi-Kriteria Untuk Pemeringkatan Provinsi Pariwisata Di Indonesia. Jurnal Tekno Kompak, 20(1), 322–334. https://doi.org/10.33365/jtk.v20i1.1063
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.