Abstract
Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ialah transfer ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) kepada mitra untuk meningkatkan kecakapan hidup. Pengabdian yang dilakukan ialah sosialisasi fungsi dan desain kemasan produk. Haloterapi merupakan produk hasil perikanan non ikan yang dapat dimanfaatkan sebagai media pengobatan terapi. Oleh sebab itu, pemilihan dan desain kemasan sangat penting untuk dilakukan dalam meningkatkan marketing dan brand value pada produk haloterapi. Kegiatan pengabdian dilakukan pada siswa jurusan Nautika Kapal Penangkapan Ikan (NKPI), Agribisnis Perikanan (AGPI), Agribisnis Rumput Laut (AGRL) di SMK Negeri 1 Lamboya, Kabupaten Sumba Barat. Metode kegiatan pengabdian yang dilakukan ialah observasi lapangan, menentukan materi pengabdian, pelaksanaan pengabdian dengan sistem sosialisasi hingga evaluasi untuk melihat kepuasan mitra. Hasil pengabdian yang telah dilakukan ialah sosialisasi pentingnya kemasan dan prinsip desain kemasan produk haloterapi. Adapun indikator penting yang perlu diperhatikan dalam memiliki dan mendesain kemasan haloterapi ialah pemilihan jenis kemasan, warna, tipografi, segmentasi dan positioning layout, tulisan, pesan headline. Hasil evaluasi tingkat kepuasan menunjukkan bawah mitra memberikan kesan sangat baik terhadap kegiatan PKM yang dilakukan. Hal ini karena mitra sangat membutuhkan pendampingan dan sosialisasi desain kemasan produk perikanan. Melalui kegiatan PKM diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia terutama pada kelompok usia milenials dalam meningkatkan kreativitas
Cite
CITATION STYLE
Henggu, K. U. (2022). Pemilihan dan Visual Design Kemasan Untuk Meningkatkan Marketing Value Produk Haloterapi di SMK Negeri 1 Lamboya Kabupaten Sumba Barat. VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 4(1), 1. https://doi.org/10.35799/vivabio.v4i1.39446
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.