Tradisi Ma’baca Baca sebagai Refleksi Keimanan Masyarakat Suku Bugis

  • Mubarak A
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keanekaragaman budaya di Indonesia menjadikan agama Islam melakukan asimilasi, untuk menghindari konflik yang terjadi di tengah masyarakat. Salah satu bentuk asimilasi terutama pada masyarakat Bugis, yaitu terdapat tradisi yang diamalkan masyarakat yang dikenal dengan istilah ma’baca baca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi tradisi ma’baca baca terhadap keimanan masyarakat Bugis. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, pengumpulan data melalui wawancara, dan validasi data melalui member cek, responden yang digunakan dalam penelitian berjumlah lima orang. Hasil yang ditemukan terdapat dilema dalam menjalankan tradisi ma’baca baca, damping itu tradisi ma’baca baca juga berfungsi sebagai penguat masyarakat dalam meningkatkan ketakwaan, nilai sosial, dan juga sebagai refleksi kehidupan yang ditemukan dalam tradisi ma’ baca baca.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mubarak, A. (2024). Tradisi Ma’baca Baca sebagai Refleksi Keimanan Masyarakat Suku Bugis. Fahima, 3(1), 49–67. https://doi.org/10.54622/fahima.v3i1.145

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free