Implementation Study of Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) in Papua Province

  • Farrell M
  • Ikhwan A
  • Kartika W
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
114Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bank Indonesia operates as a central bank in Indonesia. Bank Indonesia acts as a regulator and has authority over the whole Indonesian payment system. One of the newest innovations in the payment system is the Quick Response code Indonesia Standard (QRIS). Furthermore, this study aims to evaluate the implementation of payment systems through digital transactions using the Quick Response code Indonesia Standard (QRIS) in Papua Province. This study began with identifying the major issues that occurred from QRIS implementation in Papua Province. There are four major problems with QRIS implementation. After finding several significant issues from implementing QRIS in Papua Province, we try to construct a solution based on the management's strategic approach. By using SWOT analysis and the 7p method, it is expected that we can propose a comprehensive solution based on the current situation and conditions. We proposed several strategies from SWOT analysis and a 7p marketing mix that focused on increasing financial literacy and financial inclusion, improving digital penetration, and building an essential environment and infrastructure. The strategies can be executed by Bank Indonesia itself and work together with third parties or other stakeholders to improve the number of QRIS merchants. Bank Indonesia - Papua Representative, can effectively implement the strategies by taking advantage of QRIS opportunities as a digital product and optimizing current situations (COVID-19) and upcoming events (PON XX). The strategies can also be carried out to raise awareness and acquire new merchants by leveraging third-party marketing and acquisition resources, particularly PJSP. Keywords: Bank Indonesia; Payment System; Financial inclusion; QRIS.Bank Indonesia beroperasi sebagai bank sentral di Indonesia. Bank Indonesia bertindak sebagai regulator dan berwenang atas seluruh sistem pembayaran Indonesia. Salah satu inovasi terbaru dalam sistem pembayaran adalah Quick Response code Indonesia Standard (QRIS). Selanjutnya, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi sistem pembayaran melalui transaksi digital menggunakan Quick Response code Indonesia Standard (QRIS) di Provinsi Papua. Kajian ini dimulai dengan mengidentifikasi isu-isu utama yang terjadi dari implementasi QRIS di Provinsi Papua. Ada empat masalah utama dalam implementasi QRIS. Setelah menemukan beberapa permasalahan utama dari implementasi QRIS di Provinsi Papua, kami mencoba mengkonstruksi solusi berdasarkan pendekatan strategis manajemen. Dengan menggunakan analisis SWOT dan metode pemasaran 7p, diharapkan dapat mengusulkan solusi yang komprehensif berdasarkan situasi dan kondisi saat ini. Dari analisis SWOT dan bauran pemasaran 7p, kami mengusulkan beberapa strategi yang pada dasarnya berfokus pada peningkatan literasi keuangan dan inklusi keuangan, peningkatan penetrasi digital, dan pembangunan lingkungan dan infrastruktur dasar. Strategi tersebut dapat dilakukan oleh Bank Indonesia sendiri dan juga bekerja sama dengan pihak ketiga atau pemangku kepentingan lainnya dalam hal peningkatan jumlah merchant QRIS. Strategi tersebut dapat diterapkan secara efektif oleh Bank Indonesia – Perwakilan Papua sendiri dengan memanfaatkan peluang QRIS sebagai produk digital, serta mengoptimalkan situasi saat ini (COVID-19) dan peristiwa yang akan datang (PON XX). Untuk meningkatkan awareness dan memperoleh merchant baru, strategi juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya pemasaran dan akuisisi pihak ketiga, khususnya PJSP. Kata kunci— Bank Indonesia; Sistem Pembayaran; Inklusi Keuangan; QRIS.

Cite

CITATION STYLE

APA

Farrell, M., Ikhwan, A. D., Kartika, W., Rahadi, R. A., Azkaenza, M., & Haq, M. A. (2022). Implementation Study of Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) in Papua Province. Jurnal Manajemen Indonesia, 22(3), 289–313. https://doi.org/10.25124/jmi.v22i3.4025

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free