Cross-Cultural Jerman dengan Indonesia dalam Organisasi Bisnis

  • Febriani R
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Globalisasi yang pesat dalam lingkungan bisnis telah meningkatkan interaksi antara berbagai budaya, yang menghadirkan tantangan dan peluang unik dalam konteks organisasi. Penelitian ini menelaah perbedaan budaya antara Jerman dan Indonesia, dengan fokus pada gaya kepemimpinan dan komunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana perbedaan budaya ini mempengaruhi praktik bisnis di kedua negara. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka, dengan menganalisis data sekunder dari buku, jurnal, dan laporan ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan budaya yang signifikan: kepemimpinan di Jerman menekankan tanggung jawab individu, komunikasi yang faktual, dan penyelesaian masalah teknis, sementara kepemimpinan di Indonesia lebih hierarkis, dengan penekanan pada menjaga harmoni dan rasa hormat. Perbedaan dalam gaya komunikasi dan kepemimpinan ini dapat menimbulkan tantangan dalam organisasi multikultural, namun juga menawarkan peluang untuk inovasi dan peningkatan produktivitas jika dikelola dengan baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman dan penghargaan terhadap perbedaan budaya sangat penting untuk kolaborasi lintas budaya yang efektif, serta memberikan keunggulan kompetitif dalam bisnis global

Cite

CITATION STYLE

APA

Febriani, R. (2025). Cross-Cultural Jerman dengan Indonesia dalam Organisasi Bisnis. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 10(3). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v10i3.52263

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free